PENGERTIAN KALIMAT LANGSUNG
Kalimat langsung adalah salah
satu jenis kalimat yang merupakan sebuah hasil dari kutipan langsung dari
pernyataan seseorang atau dari pembicaraan seseorang. Dimana dalam kutipan
tersebut di ambil sama persis dengan yang diucapkan oleh orang lain tanpa
penambahan atau pengurangan kata.
Kalimat ini diambil atau
dikutip dari percakapan secara langsung, atau dari percakapan orang lain namun
yang anda dengar secara langsung. Yang kemudian dalam penyampaian selanjutnya,
anda sampaikan sama persis dengan apa yang anda dapatkan dari sumber awal.
Kalimat langsung ini bisa
digunakan untuk menyampaikan berbagai kejadian atau permasalahan dengan bahasa
langsung. Dalam hal ini semua informasi yang diberikan adalah asli sesuai
dengan yang di dapatkan dari sumber. Bahkan nada atau intonasi yang digunakan
juga sama dengan apa yang dilakukan oleh sumber informasi.
Contoh kalimat langsung dan
contoh kalimat tidak langsung.
CIRI CIRI KALIMAT LANGSUNG
Untuk ciri – ciri dari kalimat
langsung dapat anda simak dengan baik pada penjelasan berikut ini :
1.
Pada kalimat langsung, jika anda ingin membuat kalimat petikan
harus di tandai dengan menggunakan tanda petik pada awal dan akhir kalimat.
2.
Selain itu jika menggunakan tanda petik, pada huruf pertama tanda
setelah tanda petik harus anda tulis dengan huruf kapital.
3.
Dalam kalimat langsung, kalimat yang menggunakan petikan dengan
kalimat pengiring harus dipisahkan dengan tanda baca koma(,).
4.
Jika anda menggunakan atau menulis kalimat langsung yang
berurutan, anda harus menggunakan tanda baca titik dua (:) di bagian depan
kalimat langsung.
5.
Pola susunan yang biasa digunakan dalam kalimat langsung adalah
sebagai berikut ini :
– Pengiring, kemudian di ikuti dengan kalimat kutipan
– Kutipan, kemudian di ikuti dengan kalimat pengiring
– Diawali dengan kalimat kutipan, kemudian kalimat pengiring dan yang terakhir adalah kalimat kutipan lagi.
– Pengiring, kemudian di ikuti dengan kalimat kutipan
– Kutipan, kemudian di ikuti dengan kalimat pengiring
– Diawali dengan kalimat kutipan, kemudian kalimat pengiring dan yang terakhir adalah kalimat kutipan lagi.
6.
Dalam membaca naskan atau hasil karya atau tulisan yang
menggunakan kalimat langsung, anda harus membacanya dengan nada yang agak
ditekan.
Berikut tadi adalah beberapa
ciri – ciri umum dari kalimat langsung yang bisa anda semua jadikan bahan
pelajaran. Selanjutnya akan di bahas lebih jelas mengenai cara menulis kalimat
langsung dengan baik dan benar.
Contoh kalimat langsung dan
contoh kalimat tidak langsung.
ATURAN ATAU CARA MENULIS KALIMAT LANGSUNG
Jika
anda ingin membuat kalimat langsung ada beberapa hal yang harus anda perhatikan
dengan baik. Terlebih lagi bagian penggunaan tanda bacanya. Berikut ini adalah
penjelasan lengkapnya cara menulis kalimat langsung dengan baik.
1. Pada
bagian kalimat petikan harus diapit menggunakan tanda petuk dua (“) bukan tanda
petik satu (‘).
2. Penggunaan
tanda petik bagian penutup, diletakkan setelah tanda baca yang mengakhiri
kalimat tersebut.
Contoh
penulisan untuk aturan nomor 1 dan 2 adalah berikut ini :
Risa
mengatakan, “Aku akan pergi ke Surabaya besok”
1. Untuk
aturan penulisan kalimat pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma, namun
kadang bisa juga anda menggunakan tanda titik dua dan penggunaan satu spasi
jika anda membuat kalimat dengan bagian kalimat pengiring terletak sebelum
kalimat petikan.
2. Contohnya
adalah sebagai berikut : Risa bertanya, “mau pergi kemana kalian hari ini?”Jika
anda menggunakan dua kalimat petikan, untuk penulisan huruf awalnya pada
kalimat tersebut anda harus menuliskannya menggunakan huruf kapital. Kecuali
jika pada bagian huruf awal tersebut menjelaskan tentang nama orang dan kata
sapaan.
Contohnya
adalah sebagai berikut : “Coba saja minta sama ibu”, kata nenek , “dia pasti
akan memlikannya.”
Contoh
yang kedua yaitu : Budi mengatakan, “baju yang ku pakai adalah baju mahal.”
Padahal kata siti, “baju Budi murah.”
Berikut
tadi adalah cara penulisan kalimat langsung yang baik dan benar, yang paling
penting dalam penulisan kalimat langsung adalah penggunaan tanda baca. Karena
jika salah menggunakan tanda baca akan mengubah makna yang terkandung di dalam
kalimatnya.
Selain
itu penggunaan tanda baca juga berfungsi sebagai penentu intonasi bagi pembaca,
sehingga pembaca bisa menyampaikan informasinya dengan baik sesuai dengan yang
dilakukan oleh sumber. Selanjutnya akan di bahas mengenai kalimat tidak
langsung, untuk penjelasan lengkapnya bisa anda pelajari berikut ini.
Contoh
kalimat langsung dan contoh kalimat tidak langsung.
CONTOH KALIMAT LANGSUNG
Contoh
Kalimat Langsung
1.
1. “Kamu
memang anak yang baik.” kata kakek kepada tari
2. Kata
Lisa, “saya nanti sore akan ke rumahmu.”
3. Ayah
menyuruh, “antarkan surat ini ke kantor pos.”
4. “Ayo
masuk ke mobil satu – satu!.” Gertak seorang polisi kepada 4 kawanan maling
yang tertangkap basah itu.
5. “Tante,
tante dipanggil ibu!” kata lilis, “Di suruh makan.”
6. “Siapa
biang keladi dari kasus bom bunuh diri Surabaya?” tanya wartawan kepada
kadispen polri.
7. Nenek
Berkata, “Anis jangan cuma main saja, kamu juga harus belajar!.”
8. Ayah
berkata, “kamu harus rajin belajar ya!.”
9. “Aku
benar – benar kelelahan hari ini, banyak sekali kerjaan di kantor.” Kata ayah
kepada ibu ketika pulang kerja.
10. Kata
Dhani, “Coba kamu membantu saya membersihkan kelas.”
11. Kakek
berkata, “Pulanglah kalian sesegera mungkin, karena hujan lebat akan segera
turun.”
12. Kata
kakak ketua rombongan, “Terimakasih atas sambutan kalian terhadap kami pada
acar kunjungan kami yang ke 3.”
13. “Ikatan
batin antara seorang ibu dengan anak.” Katanya, “Adalah sebuah rahmat tuhan
yang tidak pernah ternilai harganya.”
14. “Kapan
buku bahasa Inggris ku akan kamu kembalikan?” tanya hasib kepada arsya.
15. “Belikan
saya sepeda baru!.” Pinta sinta kepada ibunya.
16. “Saya
akan datang nanti malam,’ kata Hamid
17. Pak
kepala sekolah menegaskan,”Yang penting bukan kita maju, tetapi bagaimana cara
kita untuk mencapai kemajuan tersebut!.”
18. “Anisa
nanti pulang sekolah saya antar ya?.” Kata herman.
19. Ida
Berkata, “Adikku berhasil menjadi juara satu di sekolahnya!.”
20. Ayah
berkata,”Saya akan pergi ke rumah nenek untuk beberapa hari.”
21. “Apakah
kamu paham soal ini?” tanya jono
22. “Saya
belum siap!,” kata Mira dari dalam kamarnya”Tunggu sebentar lagi.!”
23. “Dimana
Nenek tinggal?” tanya Andre
24. Ibu
berkata, “Engkau tadi di cari sama Iwan dan Adit.”
25. Bibi
bertanya, “Kapan kamu main ke rumah bibi di Solo?”
26. Nina
berkata, “Mampirlah sebentar ke rumahku!.”
27. Kakek
basir berkata, “Aku ingin memiliki kebun buah sendiri!”
28. Ayah
berkata, “Malam ini kamu wajib belajar!.”
29. “Apakah
badanmu masih sakit semua?” tanya ayah
30. Ali
berkata, “Aku akan berangkat ke Bali besok pagi.”
31. Kakak
berkata, “Maksudmu apa?”
32. Ayah
berkata, “Kemana mobil yang dipinjamkan paman?”
33. Nenek
berkata, “Besar sekali motornya”
Berikut tadi adalah beberapa contoh
kalimat langsung yang bisa anda jadikan bahan belajar, anda bisa membuat contoh
yang lain asalkan penulisannya sesuai dengan aturan penulisan kalimat langsung
yang baik dan benar.
PENGERTIAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG
Contoh Kalimat Tidak Langsung
Kalimat
tidak langsung adalah sebuah kalimat yang digunakan untuk menyampaikan atau
biasa disebut sebagai melaporkan kembali ucapan orang dengan cara tidak
langsung atau tidak menggunakan tanda petik.
Kalimat
ini merupakan bentuk kalimat yang berkebalikan dengan kalimat langsung. Kalimat
ini hanya memiliki sifat melaporkan kembali, ucapan atau perkataan seseorang
dengan menggunakan bahasa anda sendiri. Oleh karena itu kalimat ini bisa juga
disebut dengan kalimat berita. Karena tidak menyampaikan secara langsung apa
yang di Informasikan.
Contoh
kalimat langsung dan contoh kalimat tidak langsung.
CIRI CIRI KALIMAT TIDAK LANGSUNG
Contoh
Kalimat Tidak Langsung
Ciri –
ciri kalimat ini digunakan untuk mengetahui apakah kalimat yang anda sampaikan
tergolong kalimat tidak langsung atau tidak. untuk itu anda harus memahami ciri
– ciri kalimat ini dengan baik dan benar. Berikut ciri – cirinya.
1. Kalimat
ini penulisannya tidak menggunakan tanda petik
2. Intonasi
kalimat ini datar, dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat.
3. Tokoh
atau pelaku yang digunakan dalam kalimat langsung mengalami perubahan, yaitu
sebagai berikut :
– Kata ganti untuk orang pertama berubah menjadi kata ganti orang ketiga
– Kata ganti orang kedua berubah menjadi orang pertama
– Kata ganti orang secara jamak atau kita berubah menjadi kami dan mereka. Tergantung pada konteks kalimat yang anda buat.
– Kata ganti untuk orang pertama berubah menjadi kata ganti orang ketiga
– Kata ganti orang kedua berubah menjadi orang pertama
– Kata ganti orang secara jamak atau kita berubah menjadi kami dan mereka. Tergantung pada konteks kalimat yang anda buat.
4. Kalimat
ini menggunakan kata penghubung atau biasa disebut konjugasi. Yaitu : agar,
supaya, tentang, untuk, bahwa, dan kata hubung lainnya.
5. Bagian
kutipan jika di ubah menjadi kalimat tidak langsung menjadi sebuah kalimat
berita.
Contoh
kalimat langsung dan contoh kalimat tidak langsung.
CARA PENULISAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG
Contoh
Kalimat Tidak Langsung
Cara
penulisan kalimat ini yang benar adalah sesuai dengan aturan penulisan EYD,
terutama adalah hal penggunaan tanda bacanya. Sangat penting untuk
memperhatikan penggunaan tanda baca yang benar dalam memperoleh penulisan
kalimat yang benar. Salah satu contohnya adalah penggunaan tanda koma untuk
memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Biasanya penulisannya mendahului
induk kalimat.
Semua penggunaan tanda baca dan
cara penulisan kalimat ini adalah sesuai dengan penulisan kalimat yang benar.
Yang sesuai dengan aturan dalam bahasa Indonesia. Karena penulisan kalimat
tidak langsung tidak memiliki aturan yang jelas.
Contoh kalimat langsung dan
contoh kalimat tidak langsung.
CONTOH KALIMAT TIDAK LANGSUNG
Contoh
Kalimat Tidak Langsung
1. Ibu
berkata kepadaku jika aku memang benar – benar anak yang baik.
2. Dissa
mengatakan bahwa dia akan datang ke rumahku untuk main nanti sore.
3. Ayah
menyuruh ku untuk mengantar surat ini ke kantor pos.
4. Polisi
berhasil menangkap basah empat orang maling dan membawanya dengan mobil polisi.
5. Wartawan
bertanya kepada Kadispen polri tentang siapa saja yang menjadi dalang di balik
bom bunuh diri di Surabaya.
6. Anis
berkata kepada kakeknya bahwa dia di panggil oleh nenek untuk makan siang.
7. Ayah
berkata kepadaku bahwa aku jangan hanya bermain saja, tetapi juga harus belajar
dengan rajin.
8. Kakak
berkata bahwa aku juga harus rajin belajar.
9. Kakak
pamit kepada ibu, bahwa dia akan pergi dengan teman – temannya.
10. Dion
mengatakan padaku supaya aku membantu menyelesaikan tugas – tugas sekolahnya.
11. Paman
mengatakan bahwa kami harus pulang lebih cepat karena akan turun hujan nanti
sore.
12. Ketua
kelompok mengucapkan terimakasih atas sambutan kamu kepada mereka pada acara
kunjungan.
13. Nenek
berkata pada ibu, bahwa kontak batin antara anak dan orang tua adalah anugerah
tuhan yang tidak ternilai harganya.
14. Hamdi
menanyakan kapan sepatunya saya kembalikan.
15. Wati
minta dibelikan mainan baru.
16. Ilham
mengatakan bahwa dia akan datang besok pagi.
17. Kepala
sekolah menegaskan bahwa yang terpenting dalam hidup bukan hasilnya, melain
proses untuk mendapatkan hasilnya.
18. Edi
menanyakan kepada Anita bahwa nanti ketika pulang sekolah akan diantar.
19. Erin
mengatakan bahwa adiknya adalah juara 1 di sekolahnya.
20. Ibu
mengatakan bahwa dia akan pergi sebentar ke rumah nenek.
21. Pak
Hasan Menanyakan apakah aku mengerti tentang tugas yang diberikan olehnya atau
tidak.
22. Siti
mengatakan bahwa dia masih belum siap dan meminta untuk ditunggu sebentar
23. Rio
menanyakan dimana aku tinggal sekarang
24. Bibi
bertanya kapan aku akan berkunjung ke Solo
25. Nina
meminta ku untuk datang ke rumahnya di Jakarta
26. Kaker
Ridho berkata bahwa dia ingin memiliki kebun buah pribadi.
27. Ayah
menanyakan apakah aku masih merasakan sakit pada badanku atau tidak.
28. Ibu
mengatakan bahwa malam ini aku harus belajar dengan rajin.
29. Indra
berkata bahwa dia akan berangkat ke Surabaya besok pagi.
30. Irman
mengatakan bahwa aku dipanggil oleh ibuku untuk ikut pergi ke rumah kakek.
31. Kakaknya
mengatakan kepadaku bahwa adiknya lulus seleksi kejuaraan bulu tangkis.
32. Novi
mengatakan kepadaku bahwa aku cantic
33. Kharaz
mengatakan kepadaku bahwa aku mempunyai kulit yang mulus
34. Zainab
mengatakan kepadaku bahwa ia sedang tidak enak badan
35. Indah
mengatakan kepada sausan bahwa ia sedang jatuh cinta
36. Akbar
mengatakan bahwa ia mencintai Leni
37. Rian
mengatakan bahwa setelah lulus kuliah ia akan bekerja menjadi seorang ahli
geologi batubara di Kalimantan
38. Alni
berkata bahwa ia akan menjadi seorang pramugari
39. Yusep
berkata bahwa ia sangat menyukai bunga mawar dan bunga anggrek
Contoh
kalimat langsung dan contoh kalimat tidak langsung.
PERBEDAAN KALIMAT LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
Perbedaan
antara kalimat langsung dan kalimat tidak langsung ada beberapa point yaitu
sebagai berikut ini :
1. Kalimat
langsung di tulis menggunakan tanda kutip (“ ..”) sedangkan kalimat tidak
langsung tidak perlu menggunakan tanda kutip.
2. Intonasi
yang digunakan juga berbeda. Kalimat langsung di sampaikan menggunakan intonasi
lebih tinggi pada bagian yang di kutip, dan di baca dengan intonasi rendah pada
bagian yang tidak di kutip. Sementara pada kalimat tidak langsung disampaikan
menggunakan intonasi yang menurun.
3. Untuk
kalimat langsung pada bagian yang dikutip kata gantinya tidak mengalami
perubahan, sementara pada kalimat tidak langsung kata gantinya mengalami
perubahan.
4. Pada
kalimat langsung susunan kalimatnya tetap, dan tidak menjelaskan tentang tugas.
Sementara pada kalimat tidak langsung menjelaskan tentang tugas, dengan
keterangan kata seperti, bahwa, untuk, supaya dan lain – lain sebagainya.
5. Kalimat
langsung berbentuk kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah dan juga
kalimat seruan. Sementara untuk kalimat tidak langsung hanya merupakan sebuah
kalimat berita.
Contoh
kalimat langsung dan contoh kalimat tidak langsung.
FUNGSI KALIMAT LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
Kalimat
langsung dan tidak langsung dalam kehidupan sehari – hari sangat banyak. Untuk
kalimat langsung biasanya digunakan untuk menegaskan suatu kalimat, bisa
digunakan untuk memberikan perintah atau untuk mengajukan permintaan kepada
seseorang. Banyak juga yang menggunakan untuk membagi informasi dengan orang
lain.
Berbagi
informasi dengan orang lain menggunakan bahasa langsung, yang sama persis
dengan apa yang di dapatkan dari sumber utamanya. Sementara untuk kalimat tidak
langsung digunakan sebagai bahasa untuk menyampaikan berita. Dalam hal ini
bahasa yang digunakan adalah bahasa penyampai berita. Bukan lagi bahasa asli
dari sumbernya.
Pengertian kalimat langsung, pengertian kalimat tidak
langsung, ciri kalimat langsung, ciri kalimat tidak langsung, contoh kalimat
langsung, contoh kalimat tidak langsung, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar